Di tempat lainnya, Elsie baru tersadar dari kondisinya. Tetapi, dia langsung syok karena berada dalam posisi terikat di atas altar batu pengorbanan. Iya, tangan dan kakinya terikat masing-masing di sudut altar. Erat dan tidak akan terlepas sekalipun dia memberontak sangat keras.
“Ada apa ini?” Elsie kebingungan. Dia melihat ke langit-langit dimana terdapat lampu gantung antik yang sudah usang, kondisi tembok sudah mengelupas. Dia baru sadar kalau berada di ruangan yang tinggi dan sudah hampir ambruk. Sebuah tempat yang setidaknya sudah ditinggalkan selama puluhan tahun.
Dia melihat ada seorang pria yang mirip South sedang mengelilingi altar itu dengan masih menggunakan jubah panjang hitam. Saking panjangnya jubah itu, ekornya sampai menyapu setiap area yang dia lewati.
“Hei! Siapa kau i