Aku tidak tahu apakah sebelumnya aku benar-benar mengalami fenomena yang dinamakan dengan Déjà vu, tetapi perasaan di dalam diriku ini benar-benar membuatku tidak nyaman. Untuk sekilas aku seperti merasa kalau apa yang terjadi barusan pernah aku lalui.
Akhirnya, setelah membereskan semua perlengkapan yang kami gunakan ketika bermain di pantai, dan memberi semangka yang belum sempat kami makan pada teman sekelas kami yang kebetulan lewat.
Setelah mandi untuk membersihkan tubuh dari pasir pantai, aku dan Seika langsung pergi ke restoran yang ada di hotel itu untuk makan seperti yang sudah direncanakan sebelumnya. Aku menyebarkan pandanganku ke sekeliling, setidaknya apa yang aku lihat sekarang berbeda dengan kejadian ‘itu’.
Aku mencoba men