Tanpa menunggu lama lagi, Alan segera berlari menuju valet parking dimana tadi bodyguard membawa mobilnya. Sementara Future ada di dalamnya.
Dan sepanjang perjalanannya itu, Alan tidak bisa berhenti memarahi diri sendiri. Karena merasa sangat ceroboh.
"Bagaimana mungkin aku bisa melupakan kalau Future ada di sana dan dalam kedaan kurang beruntung," gerutu Alan.
Karena kaki panjangnya yang melangkah lebar sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi Alan untuk segera sampai di daerah parkiran.
"Tuan! Sebelah sini!" Teriakan tersebut berasal dari seorang laki-laki berpakaian hitam yang tadi bertugas memarkirkan kuda besi Alan.
Alan memutar untuk melihat siapa gerangan yang baru saja berteriak ke arahnya. Setelah melihat itu adalah salah satu dari body guard tadi, Alan pun segera meng