"Halo Kak Benzie, Kakak sudah di atap dengan Kak Andrew kan?" Suara Clava terdengar dari seberang sana.
Seketika Benzie melirik sosok Andrew yang berada di sebelahnya. Sebelah alisnya dan gerakan matanya tampak menegaskan seolah berkata, "Lihat kan? Clava yang meyuruhku kemari."
Dan bukan karena ada maksud jahat ataupun maksud tertentu lainnya yang sebagaimana saat ini mungkin saja sedang dipikirkan oleh Andrew. Apalagi sampai menuduhnya bahwa dirinya adalah mata-mata yang dikirimkan oleh Mr. Jazz untuk mengawasi mereka.
Hell! Sangat tidak mungkin sekali Benzie lakukan cara murahan seperti itu. Terkesan kekanakan dan bukan pilihan yang tepat.
"Sudah, Va. Ada apa? Bagaimana keadaan kalian? Sudah di mana posisi sekarang?" tanya Benzie cepat.
Suara helaan napas Clava di seberang san