------------------------
Kakek Warren bernama Arthur Quinn, fotografer yang mendokumentasikan konflik dan lembaga anak pada tahun sembilan puluhan. Ia juga hadir di Haven tiga bulan sebelum permainan 1998. Foto resmi menyebutnya jurnalis, tetapi surat Hope menunjukkan Arthur bekerja bersama Ruth untuk menyembunyikan bayi dari The Crown.
Warren meminta semua arsip keluarga diperiksa dengan izin ibunya. Ibunya, Margaret Quinn, terkejut mengetahui rumah Birmingham pernah menjadi alamat laporan Martin. Ia hanya ingat Arthur menyimpan kamar gelap yang tidak boleh dimasuki anak-anak.
Rumah itu kini dimiliki keluarga lain. Polisi memperoleh izin penghuni dan memeriksa tanpa merusak. Di balik dinding kamar gelap ditemukan lemari besi dengan kamera, negatif foto, serta buku kode.
Foto-foto memperlihatkan Hope sejak bayi sampai remaja. Sebagian diambil dari jauh tanpa pengetahuannya. Arthur memang melindungi, tetapi juga mengawasi.
Warren merasa mual melihat pola yang menyerupai arsip Martin. Selena tidak menghiburnya dengan mengatakan kakeknya pasti baik. Mereka belum tahu.
Buku kode menjelaskan Arthur anggota awal The Watchers sebelum Evelyn memimpin. Ia membentuk kelompok setelah menemukan Common Ground, lalu percaya pengawasan rahasia lebih aman daripada melapor kepada polisi yang telah disusupi Crane.
Pada halaman terakhir, Arthur menulis penyesalan. The Watchers mulai memperlakukan orang sebagai sumber. Ia keluar, tetapi tetap menerima laporan Hope karena takut pengawas lain menemukannya.
Margaret mengingat ayahnya sering pergi ke Irlandia dan kembali membawa gambar gereja. Ia tidak pernah bertanya. Setelah kematian Arthur, seorang pria bernama Martin datang mengambil sebagian kotak dengan surat yang tampak resmi.
Itulah awal Martin menguasai jalur laporan.
Hope setuju berbicara kepada Warren melalui surat, bukan pertemuan. Ia bertanya apakah Warren mewarisi ingatan visual Arthur. Warren menjawab ya, tetapi tidak menganggapnya hadiah keluarga yang harus digunakan untuk mengamati orang.
Hope menulis bahwa Arthur pernah menemuinya sekali ketika berusia dua belas tahun. Ia meminta maaf karena mengambil foto dan menyerahkan kamera. Hope menghancurkan film di depannya. Setelah itu Arthur berhenti memotret, setidaknya sejauh yang ia tahu.
Negatif dalam lemari sebagian besar berasal sebelum pertemuan tersebut. Ada satu gulungan sesudahnya, tetapi bukan foto Hope. Gulungan menunjukkan Martin bertemu Crane dan Conrad senior.
Arthur mengumpulkan bukti terhadap mereka.
Pada satu foto, tampak seorang perempuan menggendong Hope saat bayi. Ruth mengenalinya sebagai ibu Hope, peserta bernama Elise Morgan. Laporan resmi mengatakan Elise meninggal saat melahirkan di arena.
Arthur menulis bahwa Elise hidup setidaknya dua tahun setelah permainan dan dipindahkan ke fasilitas bernama North Hall.
Hope tidak pernah diberi tahu.
Ellison meminta izin sebelum mengirim informasi. Hope memilih menerima salinan surat Arthur lebih dulu, bukan foto. Ia ingin mengenal kata-kata ibunya sebelum melihat wajahnya sebagai tahanan.
North Hall pernah menjadi rumah pemulihan swasta di Irlandia Utara. Gedung terbakar tahun 2001 dan seluruh pasien dinyatakan tewas. Daftar jasad tidak lengkap.
Ian menemukan pembayaran Atlas kepada North Hall selama enam tahun setelah kebakaran. Fasilitas mungkin tetap berjalan di lokasi baru.
Arthur memotret kendaraan yang membawa pasien. Nomor rangkanya mengarah ke perusahaan medis yang kini mengelola pusat rehabilitasi di Belfast.
Polisi Irlandia Utara memeriksa pusat tersebut. Tidak ada tahanan, tetapi arsip kertas menyimpan nama Elise dengan catatan DIPINDAH KE RUMAH IBU.
Rumah Ibu bukan alamat. Itu kode The Crown bagi tempat perempuan peserta dipaksa melahirkan anak yang akan dibesarkan sebagai pemain generasi berikut.
Hope mungkin bukan satu-satunya anak yang lahir di arena.
Buku North Hall mencatat dua belas kelahiran.
Sebelas anak lain belum ditemukan.
Margaret meminta semua negatif Arthur tidak langsung dipindai. Beberapa memuat anak-anak di sekolah dan rumah keluarga. Pengadilan menunjuk petugas privasi untuk memilah bukti sebelum wajah dimasukkan sistem pengenalan.
Warren membantu membaca buku kode karena mengenali kebiasaan kakeknya menandai tanggal dengan posisi kamera. Ia berhenti setiap kali merasa sedang mengubah foto keluarga menjadi data. Selena mengingatkan ia boleh mundur; tim forensik dapat melanjutkan.
Arthur menulis ingatan fotografis bukan kemampuan ajaib. Ia melatihnya karena takut melupakan wajah korban, lalu menjadikan latihan itu permainan keluarga tanpa menjelaskan asalnya. Margaret merasa bersalah meneruskannya. Warren mengatakan masalahnya bukan latihan, melainkan rahasia dan cara Watchers menilai manusia berdasarkan kegunaan.
Hope meminta Elise tidak dicari melalui media. Polisi memakai basis tertutup dan organisasi orang hilang yang menjaga rahasia. Ruth memberikan deskripsi bekas luka serta lagu Elise, petunjuk yang tidak terdapat pada laporan panitia.
North Hall memiliki foto perempuan menggendong bayi, tetapi wajah sengaja terpotong. Di belakangnya tertulis: PINTU HARUS TETAP TERBUKA. Tulisan cocok dengan surat Elise.
Ian menemukan pembayaran bagi dua belas akta kelahiran palsu. Tanggal dan lokasi berbeda agar anak tidak tampak sebagai kelompok. Keluarga angkat mungkin tidak mengetahui sumber adopsi.
Ellison melarang istilah eksperimen pada kontak pertama. Orang yang dicari adalah manusia dewasa dengan keluarga dan hidup sendiri, bukan hasil proyek yang dapat dipanggil kembali.
Tiga pengawas yang menolak Rumah Ibu masih hidup dan bersedia bersaksi. Mereka menyebut Elise memimpin upaya menyelundupkan bayi lain, bukan hanya Hope.
Salah seorang pengawas menyimpan gelang bayi tanpa nomor. Gelang itu memakai benang hijau yang sama dengan sampul surat Elise. Bukti kecil tersebut menunjukkan para ibu berusaha mengganti sistem nomor dengan tanda yang mereka pilih sendiri.
Polisi meminta laboratorium tidak mengambil DNA dari gelang sebelum izin wali hukum diperoleh. Barang itu mungkin mengarah pada salah satu anak, tetapi juga memuat materi biologis orang yang belum mengetahui perkara.
Margaret menyerahkan korespondensi Arthur kepada keluarga Hope melalui Farah. Ia tidak meminta namanya disebut sebagai keturunan penyelamat. Arthur sendiri menulis bahwa bantuan yang benar tidak menuntut kepemilikan atas orang yang dibantu.
Warren menemukan satu halaman sengaja disobek. Jejak tekanan pensil memperlihatkan kata RUMAH IBU dan angka dua belas. Halaman asli mungkin diambil Martin ketika mengunjungi rumah.
Temuan itu menjelaskan mengapa Martin mengetahui Hope tetapi tidak sebelas anak lain: Arthur memisahkan daftarnya agar satu pencurian tidak membuka semuanya.
------------------------