불행 (Bulhaeng | Misfortune)
Raja Yeongak melempar gulungan petisi terbaru yang saja di bacanya. Gulungan petisi itu baru saja di terima oleh sang Raja hanya berselang tiga menit yang lalu. Kasim Kim sengaja membawa gulungan terbaru tersebut karena bersifat darurat dari Perdana Menteri, agar bisa secepatnya di baca dan mendapat keputusan.
Namun nyatanya, gulungan itu hanya semakin menyulut amarah sang Raja. Gulungan itu kini tergeletak di lantai, hanya berjarak beberapa langkah dari tempat Kasim Kim berdiri. Sementara itu, Kasim Kim memandangi benda tersebut dengan sorot kaget bercampur tak percaya.
Raja Yeongak berdiri dari singgasananya dan menatap nanar benda mati yang berada di dekat kaki Kasim Kim. Rasa muak itu berkumpul dan memenuhi rongga d**