Musim panas telah tiba, dan sesuai dengan keinginan Abraham saat itu, ia bersama dengan Rezen dan Saint pun pergi berkemah di samping sungai Issen.
“sungguh terlalu, kupikir kau tidak bersungguh-sungguh mengatakannya, Ab … dan aku tidak menyangka, ternyata kau benar-benar mengajak kami untuk berkemah di sini” ucap Saint dengan kata informalnya, asal kalian tahu saja saat ini Saint melemparkan barang-barang yang ia bawa tepat di atas rumput tersebut, dan hal itu ia lakukan dengan santai lantaran saat ini jabatan tidaklah berfungsi, karena di ranah pertemanan, semua harus menggunakan bahasa informal, dan itu semua disusun dan diperintahkan oleh sang Pangeran sendiri padanya dan seluruh orang yang bersahabat baik dengan sang Pangeran.
“hahaha … jadi kau pikir, aku ini adalah seseorang yan