Sosok yang kutanyai tadi menatapku dengan pandangan bingung, ia menatapku lalu bergantian menatap kedua pria di belakangku.
"Woi, bro!" ucap seseorang yang berada di samping pria yang kuduga Rio menyapa Bian dengan ramah.
Kulihat Bian juga ikut menyahuti sapaan dari pria itu, kemudian pria yang aku duga adalah Rio menatap temannya dengan tatapan tanya.
"Siapa?" tanya Rio dengan kebingungan.
"Ini Bian, dulu pernah ngeband juga di sini."
Bian menyalami Rio yang juga di balas olehnya, aku memandang Bian memintanya membantuku.
"Ada apa, ya?" tanya Bian lagi.
"Ini, temen gue mau ketemu lo. Benerkan lo Rio?" tanya Bian mencoba membantuku mengkonfirmasi.
Lebih baik aku menanyakannya dulu dengan jelas, daripada nanti ternyata malah salah orang. Bukan hanya malu, tapi apa yang harusnya oran