Dokter Dira menatap cemas ke arahku, membuatku juga ikut tertekan karenanya. Ia tengah memperkisa hasil dari pemeriksaanku hari ini, matanya terlat menatap serius. Aku menunggu dokter Dira sambil mengamatinya, dari ekspresi wajahnya aku takut jika hasilnya ternyata tidak baik.
Aku bingung bagaimana hasilnya, "ada ada ya dok?" tanyaku perlahan, aku memang ingin tahu apa yang terjadi tapi aku juga sebenarnya takut jika yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan.
Dokter Dira menarik napasnya dalam, "sepertinya gejala penyakit kamu ini semakin parah, kamu sudah bisa berangkat ke Korea. Tapi, melihat kondisi kamu sekarang, saat sampai di Korea kamu harus langsung menjalani pengobatan intensif. Saya harap kamu bisa bertahan, saya tahu ketika kambuh rasanya pasti sangat sakit. Saya