Mamanya menatap Nida gahar. Ia tidak percaya sang anak bungsunya mengatakan hal tersebut, padahal Nida juga pernah membenci Firda. Tapi kini keduanya tampak sudah akur dan bersahabat kembali entah karena apa. Mama juga tidak terlalu mengikuti perkembangan pertemanan anak anaknya.
Untung saja emosi Nida sedang terkendali saat ini. Ia memang berusaha untuk berpikir jernih agar tidak memperkeruh suasana. Semuan yang sudah terjadi kan tidak bisa kembali, yang terpenting sekarang adalah cara menanangani semua yang sudah terjadi, yaitu merawat Riza dengan baik hingga kembali pulih. Dan hal tersebut lah yang terpenting saat ini, bukan meratapi dan membahas terus menerus tentang hal yang sudah di lakukan Riza, dan menyalahkan pihak lain yang memang menjadi alasan Riza melakukan hal ini.
"Cinta i