Tanpa disadari keduanya, ternyata ada seseorang mengintipi mereka dengan mata berlinang. Namun ia langsung menyeka air matanya ketika mau turun.
Seorang gadis berjalan ke arahnya sambil meydorkan sebuah hp.
"Kak Dirgan, ada yang nelpon." Ucap gadis itu yang ternyata adalah Firda. Firda menyodorkan hp pada Dirgan yang sedang mengintipi Riza dan Thella. Secepat kilat Dirgan langsung menghapus sedikit air mata yang terlanjur membasahi pipinya.
"Ehh iya iya," Dirgan menerima hp dari Firda kemudian berjalan ke ruang tamu.
Setelah menerima telpon ia terduduk di ruang tamu Thella bersama Firda. Firda menatap Dirgan aneh, dilihatnya sosok Dirgan yang sepertinya sedang kacau. Tumpukan masalah kian terlihat dimatanya, lebih tepatnya masalah yang terpendam.
"Kakak cemburu liat ka