Arcturus menatap sekelilingnya dengan waspada, matanya menyipit perlahan tak kala melihat gerakan mencurigakan dari sisi lain. Bunyi langkah kaki terdengar teratur di tengah sunyinya hutan.
Setelah tinggal menyendiri di lingkungan seperti ini, membuat Arcturus sadar bagaimana kebiasaan sekelompok orang itu. Entah jam istirahat, pergantian penjaga, jadwal rapat penting atau kunjungan atasan sekalipun.
Dan seperti biasa dirinya hanya perlu bersembunyi dengan cermat, pastikan semua tumbuhan menutupi dirinya dengan baik. Berkamuflase telah menjadi kewajiban penting baginya jika ingin tetap selamat dari kerumunan orang-orang jahat ini.
Mereka punya penciuman yang tajam, jadi dirinya harus pintar-pintar untuk menyembunyikan aroma di dalam tubuhnya itu. Telinga mereka beberapa kali lipat le