Setelah melewati satu malam untuk menginap di Istana Kerajaan Nephthys, Gerhard pun memutuskan pulang. Selama perjalanan, pria itu kini terus memikirkan kristal yang dapat digunakan untuk menolong Sagira dan Melior dan bentuk mereka yang sebagai batu saat ini.
Setibanya di depan rumah, Gerhard menghela napasnya menatap rumah yang telah ia tempati selama 25 tahun terakhir. Berusaha menghibur hatinya agar tak menjadi beban bagi William. Setelah merasa hatinya jauh lebih membaik dan pikirannya menjadi jernih, Gerhard pun melangkahkan kakinya memasuki rumah tersebut.
"Gerhard?" panggil suara seorang pria namun terdengar asing di telinga Gerhard.
Pria itu menoleh ke arah sumber suara lalu membulatkan matanya saat melihat seorang pria dengan rambut putih dan mata biru yang sedang duduk di ten