“Shila gue!”
Belum sempat menjelaskan kalimat itu kembali Shila memeluknya. Brian tentu saja sangat senang, ia pun membalas pelukan Shila.
Teman-temannya yang melihat ikut senang atas kembalinya dua orang yang saat ini sudah berbaikan. Angel yang merencanakan semua dari awal ikut senang. Ia sangat berterima kasih pada Leon yang membantunya.
“Nah gitu dong baikan, jangan berantem mulu!” Angel menyahut
Shila sangat malu mendapat pusat perhatian oleh teman-temannya. “Angel, pasti ini ulah kamu kan?” Shila tampak cemberut, melihat Shila kesal Brian langsung merangkulnya dari belakang.
“Makasih ya Angel, gara-gara lo, gue jadi tahu kalau sebenarnya Shila itu…”
Bugh!
Sikuan tangan kanan Shila mendarat sempurna di perut Brian cukup keras. Brian merintih kesakitan. “Aw!”
“Kalau lo la