Tampak Ray mengenakan seragam sekolah dan bermain basket bersama teman-temannya, Brian, Max, dan Julian. Sontak saja bayangan kembali teringat akan sosok yang ia jumpai saat berangkat sekolah tadi, yang menyalip motor Leon dan hampir saja keduanya terlibat adu balapan liar di jalan raya. Benar—itu adalah Ray.
“Ray!”
Ray bersorak gembira saat ia dan teman-temannya berhasil unggul dalam permainan basket bersama anak kelas 3. Setelah puas bermain, Ray kembali ke belakang dan duduk sembari istirahat karena lelah. Queen datang dengan dandanan cheerleadernya menghampiri Julian dan membawakan minuman untuknya.
“Queen!” kaget Julian mengetahui Queen telah kembali bergabung dengan tim
“Iya?”
Julian bangkit, menatap Queen dari ujung kaki hingga kepala. Ia melongo tak percaya.
“Kamu latihan