Malam harinya. Julian terlihat merenung di kamar sendirian. Ia berjalan ke salah satu meja, tempat dimana banyak foto terbingkai di sana. Julian lantas mengambil salah satu bingkai foto dirinya yang sedang merangkul seseorang.
Doni—nama itu cukup familiar.
Laki-laki berkulit sawo matang tampak begitu gembira terlihat dari raut wajahnya saat tersenyum dalam foto. Di sebelahnya, tentu saja Julian yang juga tertawa lepas.
Keduanya sudah saling bersahabatan sejak masih bangku SMP, dan ketika SMA, Doni yang berasal dari kalangan orang biasa bisa mendapatkan beasiswa di sekolah yang sama dengan Julian.
Julian cukup dikenal di kalangan siswa di sekolahnya, namun tidak dengan Julian. Perbedaan persahabatan mereka sangat menonjol dimana banyak orang yang sangat iri dengan mereka, terlebih D