....
Hari itu, Ray hendak menemui mamanya di butik. Tak lupa ia membawa kue kesukaan mamanya. Ia langsung masuk ke dalam tanpa permisi terlebih dahulu, ia tahu mamanya pasti ada di dalam. Ia ingin memberi kejutan untuk mamanya.
"Aku tahu Dani, aku sudah pesan tiket pesawat lusa besok. Secepatnya aku akan kembali ke Singapure."
"Aku mengerti!"
Lara pun menutup teleponnya, dan ketika ia berbalik ia mendapati Ray sudah ada di tepat di belakangnya. Apa yang baru saja didengar Ray tadi—mamanya memang ingin pergi.
"Ray sejak kapan kamu ke sini sayang?"
Lara langsung memeluk Ray. Namun ekpresi yang ditunjukkan Ray justru berkebalikan. "Tumben kamu ke sini."
"Aku bawa sesuatu buat mama."
Lara tampak begitu senang. "Terima kasih sayang!"
Lara pun menawarkan sesuatu. "Kamu udah maka