Arabella membuka matanya perlahan, sakit yang tadi menjalar di sekujur tubuhnya tiba tiba menghilang, luka yang terasa seperti menyayat di sekujur tubuhnya juga tidak lagi ia temukan.
Saat melihat pertama kali, yang Arabella temui pertama adalah Nerthus, ibunya, yang tengah membelai rambutnya dengan begitu lembut.
Perempuan yang melahirkan Arabella itu tersenyum lebar, sangat cantik. Bahkan bagi Arabella, ini adalah penampilan tercantik dari ibunya yang pernah dia lihat.
"Bu... apa yang terjadi pada Arabella? Kenapa Arabella ada di rumah? Bukan asrama Acavalati?" tanya Arabella dengan bingung.
Sebelumnya, dia tengah mencari mantra yang cocok untuk membantu Eric terlepas dari kutukan, namun tiba tiba seperti ada yang merasuki jiwanya, menarik nyawa secara paksa dari tubuh. Meninggal