Bukan … hanya saja setelah semua yang telah kita lalui, juga perasaan-perasaan yang tak kunjung menyatu. Mungkin saja, sudah sepenuhnya selesai. Entah aku yang terlalu takut atau kau yang terlanjur menyerah, atau bahkan memang sudah lelah. Bodohnya lagi, aku menolak menerima kenyataan bahwa aku bukan lagi pusatmu.
Itu adalah bagian dari awal bab di mana Dante membuka novel barunya. Kata-kata yang terangkai di sana sungguh menyayat. Ada luapan emosi dan terhentiny hati untuk tidak berjuang lagi. Jelas terlihat dalam tuangannya. Dan tidak tahu kenapa, ada sesak yang menghimpit rongga d**a Dante padahal suasana hatinya baik-baik saja.
“Benar atau tidak; seseorang yang sudah biasa di tinggalkan, biasanya tidak terlalu respect dengan orang-orang yang datang. Yang datang, datanglah (kok kayak