Alara Senja selalu membiasakan putra pertamanya—Bahtiar Samudera Negara—untuk mau dan wajib terbuka kepadanya. Untuk kemudian bila ada masalah-masalah pelik yang Alara tak bisa memberikan jalan ke luar, akan dirinya diskusikan bersama sang suami—Bahtiar Gema.
Dan cara Alara, bisa dianggap cukup efektif karena sang putra pun menjadi lebih dekat terhadapnya. Tidak malu apa lagi segan untuk mengonsultasikan apa pun yang menjadi beban pikirannya.
Seperti hari ini misalnya. Saat Lara menyambangi kost Samudera. Nampak Lelah gurat wajah sang putra yang Alara yakini baru selesai dari ekstra kurikuler di sekolahnya. Alara tahu dan tak banyak memberi larangan. Hanya mengingatkan untuk Samudera pandai membagi waktu. Jangan sampai semuanya tumpang tindih dan membuat tubuhnya kelelahan.
“Wae?”
Sam