Bukan tidak sabar. Mandala Axel jika sudah mempunyai keinginan, maka akan melakukannya dengan berbagai cara. Tidak dengan cara tergesa dan ofensif. Di balik kegigihannya melakukan apa yang Axel mau, perlahan dan dengan cara yang pasti, Axel mencapainya.
Sama halnya dalam menghadapi Nanda. Yang baru Axel ketahui jika perempuan hamil yang sebentar lagi akan melahirkan itu amatlah keras kepala. Nanda hanya percaya terhadap dirinya sendiri. Axel tahu apa alasannya. Tidak mungkin terjadi begitu saja tanpa adanya dasar yang menjadikannya begitu keras kepalanya. Terlalu sering di kecewakan juga berdampak pada kepercayaan kita terhadap orang lain.
“Axel?” ulang mama Nanda. “Bukan Dimas?” tanyanya masih tidak percaya setelah mendengar Axel memperkenalkan dirinya. “Saya pikir Dimas karena yang sel