Karena pernah di khianati, yang selalu Nanda pikirkan tentang sebuah hubungan adalah: yang datang dengan niatan serius pun, belum tentu menjadi takdirmu. Apalagi yang datang membawa harapan. Itu sudah nyata terbukti dan Nanda merasa punya ketakutan untuk membuka sebuah komitmen baru.
Siapa yang nggak akan begitu?
Cuma cewek yang sudah tangguh saja yang masih bisa melakukannya (membuka hati, memulai lembar yang baru, dan menjalin hubungan yang serius setelah pembelajaran dari kegagalannya yang sebelumnya). Pun mungkin melewati banyak fase serta tahapan untuk sampai di puncak tersebut.
Setelah di hancurkan sampai berkeping-keping oleh yang namanya rasa cinta. Masihkah mudah bagi kita untuk percaya dan memilih hanya dengan modal rasa? Sedangkan yang Nanda ketahui, rasa itu mudah berubah—ba