Di mana-mana, setelah badai selalu ada pelangi. Ya gerimis-gerimis dikitlah. Tapi sudah jelas selalu ada kebahagiaan lain di balik jatuhnya air mata. Seperti memang yang sudah Tuhan gariskan. Sebagai manusia, kita hanya bisa mengikuti jalan dan kehendaknya. Toh merubah nasib memang perlu lain halnya dengan takdir.
Maharaja Askara walaupun sudah berumur, sudah punya buntut pun tetap suka kebaperan sendiri sama masa lalunya. Kalau di pikir-pikir memang nggak ada gunanya menyesali yang lalu—eh bukan menyesali juga sih. Cuma lebih kepada mereview soal perjalanan hidupnya. Dan yang selalu Maha lakukan saat perasaan itu hadir, langsung menempel ke Pulung dan bersandar dengan mata terpejam.
“Aku suka ngerasa kayak gitu,” ucapnya yang sudah Pulung pahami luar dalamnya. Bahwa suaminya tak hanya b