"Menurut kamu gimana?"
Naomi bertanya pada Samudera yang fokus membaca buku.
"Apanya?"
Meski begitu Samudera tidak mengabaikan Naomi yang duduk di sisinya.
"Masakan aku waktu itu?"
Ah, iya. Ada yang ingat perihal pakcoy? Itu hasil tangan Naomi yang di cicipi oleh seluruh anggota keluarga plus Samudera. Komentarnya tidak ada yang nyelekit atau nyerempet ke arah-arah yang anehlah. Masih aman dan normal. Tapi lebih dari itu, Naomi sangat ingin mendengar komentar dari Samudera langsung.
"Not bad. Aku baru mau minta di buatin lagi tapi menu yang lain."
"Serius?" Naomi girang bukan main.
Bagi remaja yang baru tumbuh dan mengenal cinta monyet, hal-hal seperti ini jelas membuat jiwa melambung tinggi.
"Iya. Ayam teriyaki, mungkin. Aku suka banget."
Naomi tidak tinggal diam. Meskipun nol