Maha galaunya maksimal.
Belum genap 24 jam di tinggal Pulung, sudah mawut-mawut kondisinya.
Pagi-pagi sekali, di jam biasa dirinya bangun, rasanya sudah beda. Tidak ada Pulung di sisinya, tidak ada yang menyiapkan air untuk mandi, tidak ada kemeja dan celana kerja yang tergantung rapi di ruang gantinya. Semuanya serba beda dan Maha harus menuruti dua krucilnya dengan banyak request.
"Bara mau telur, Papa." Yang protes karena Maha berikan roti dengan selai strawberry kesukaannya. "Bukan roti, ih!" Ngambek dengan tangan terlipat di d**a.
"Mau s**u, Pa, susu." Angkasa ikut menjadi pendukung. "Nggak mau milk shake."
Jika bersama Pulung, Angkasa tak pernah protes saat di sodori milk shake karena memang itu kesukaannya.
Lalu ada apa dengan pagi ini?
"Omi mau apa? Nasi goreng? Nasi padan