Sebuah anak panah melesat hampir mengenai Dave. Beruntungnya pria bertubuh kekar itu berhasil menghindar. Jika tidak, maka ujung anak panah yang runcing itu akan langsung menancap di lengannya.
"Dave, kau tidak apa-apa?" tanya Victor panik.
Devina tampak membantu kakaknya untuk kembali berdiri dengan tegak.
"Yah, aku baik-baik saj—" Belum juga Dave menuntaskan ucapannya kini anak panah lainnya kembali berdatangan, menyerbu mereka seakan mereka adalah titik bidikan atau mungkin sebuah mangsa.
"Ada apa ini?"
"Kenapa kita tiba-tiba di serang?"
Victor dan Dave serta Devina tampak panik. Sementara Rafaela sudah siaga untuk melindungi mereka.
Rafaela mengeluarkan kekuatan cahayanya, membuat gelombang yang langsung melindungi mereka satu kereta.
"Nana, bersiaplah!" Rafaela memberi a