"Moskov, ayo kita cepat bergerak! Aku tahu di mana penyihir api itu," ujar Hellcurt dengan emosi.
"Di mana?" tanya Moskov.
"Mereka menyerang semua pasukan kalanjengking yang berada di wilayah ini," ucap Hellcurt.
"Mereka? Maksudmu, penyihir api itu tidak sendirian?" tanya Moskov lagi.
"Iya, dia memang tidak sendirian. Tapi dia berkelompok. Rafaela ada bersama mereka. Selebihnya aku tidak bisa mengidentifikasi wajah mereka," jelas Hellcurt.
"Kalau begitu suruh kalanjengkingmu itu menunjukkan jelannya cepat, sebelum mereka pergi terlalu jauh!" perintah Moskov.
Hellcurt kemudian menyuruh anak buahnya itu untuk menunjukkan jalan menuju hutan terlarang. Hellcurt dan Moskov tampak membuntutinya.
"Apa kau yakin mereka masuk ke sini?" tanya Moskov ragu sembari mengamati suasana hutan