Tanti terkekeh. "Untung aku udah beres project sama magang, kampusku nggak pake skripsi. Aku justru stres karena udah selesai tapi nggak ngapa - ngapain, makanya aku pulang."
Dede menatapnya sejenak. Ia tahu kepulangan Tanti bukan sekadar soal apartemen atau wisuda. Ada rasa rindu rumah, rindu suasana yang lebih hangat.
"Beruntung lah kau nggak repot."
"Eh ... Abis kau selesai kita ke mal ya," lanjut Tanti tiba - tiba dengan semangat baru. "Kita cari makan siang. Udah lama kali kita nggak pigi berdua."
"Iya."
"Yang enak ya. Jangan yang enak kalau lapar aja."
Dede tertawa lagi. "Iya, cerewet."
Tanti berdiri hendak bersiap - siap juga.
"Nggak apa - apa aku pake baju kek gini?"
"Kenapa memangnya?"
"Nggak kekerenan, kan?"
"Gigimu lah!"
Tanti terkekeh.
"Serius aku, cocok kan kalo k