"Kita cuma nunggu kabar Bang Arman aja ya, ini?" tanya Dede sambil melihat layar ponselnya yang masih sepi dari pesan.
"Iya. Kalau dia sudah jalan pulang baru kita mandi," sahut Arsya.
Tanti menghela napas panjang.
"Gila ya ... kita bertiga duduk di balkon cuma buat nunggu Abang, tahu gitu kita ikut aja tadi sekalian jalan-jalan."
"Ya mau ngapain lagi. nanti abang sibuk di sana kita ngapain duduk - duduk aja? Atau jangan-jangan kau pengen ketemu si Ira lagi ya?" tanya Arsya yang tentu saja menggoda Tanti.
"Apa pula aku mau ketemu si Ira itu, nggak ada urusan aku," jawab Tanti agak ngotot.
Dede tertawa, pagi-pagi Arsya sudah cari ribut, untung perut sudah kenyang jadi emosinya masih bisa ditahan.
"Aku kan nanya, kok kau ngegas?"
"Kau nanya tapi nyebut nama, Coba kau bilang mau ketem