Raka menghela napas. “Apakah aku mengatakan sesuatu yang aneh?” Tanyanya kepada diri sendiri. Ia ingin sekali mengatakan yang sebenarnya kepada perawat UKS itu bahwa ada mahkluk berbentuk lintah besar, berlendir, dan menjijikkan yang melingkari tubuhnya. Masalahnya adalah, apa yang Raka katakan hanya akan terdengar seperti gurauan belaka. Masih untung jika perawat tersebut tertawa dan menganggapnya hanya candaan belaka. Akan menjadi masalah besar jika Raka dituduh menjahili perawat itu.
Raka sama sekali tidak memiliki wewenang untuk melakukan sesuatu kepada orang-orang yang diikuti oleh mahkluk astral. Ia bahkan baru bisa melihat akhir-akhir ini. Ia sendiri juga ketakutan dengan mahkluk-mahkluk itu. Jika dirinya saja bahkan ketakutan, memangnya apa yang bisa ia lakukan untuk menolong ora