Raka tak sadarkan diri. Gadis yang ditolongnya itu berusaha untuk membenarkan posisi tubuh Raka dan membuatnya bersandar pada dinding.
“Raka! Raka!”
Sama sekali tidak ada pergerakan dari tubuh Raka. Gadis itu mulai khawatir. Ia sendiri sebenarnya juga tidak dalam kondisi yang cukup baik. Tubuhnya terasa sangat perih. Kemeja putihnya berlubang di beberapa bagian karena tergesek pecahan kaca perpustakaan. Darah merembes dan tampak sangat pekat di kemejanya yang berwarna putih. Dia ingin segera ke UKS dan mengobati lukanya. Lalu jika bisa, dia akan mengganti kemejanya. Dia tidak bisa berada di area sekolah dengan kondisi seperti itu. Masalahnya adalah, Raka sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia akan segera bangun. Belum lagi dengan bagaimana caranya mereka harus menjelaskan ke