"Berhubung kamu sudah menyiapkan segala hal untuk melakukan observasi kembali atas mesin waktu yang akan kita laksanakan nanti. Om harap kamu juga bisa menerima konsekuensi yang akan terjadi nantinya. Om gak mau setelah kamu pergunakan mesin waktu itu, kamu menjadi tidak terkendali seperti kemarin, Noel"
"Om, aku nggak bakal melakukan apapun asalkan aku bisa melihat masa laluku seperti apa agar aku bisa memberitahukan kepada Anna bahwa kehidupan kami dulu yang bahagia dan kami akan bersama kembali seperti sekarang. Aku nggak mau kalau Anna gak mau sama aku. Dia harus berakhir dengan aku karena aku tidak akan membiarkan dia bersama siapapun."
Ucapan Noel hanya dibalas dengan tatapan datar oleh Malvin. Pria paruh baya itu sudah lelah untuk memberitahu pada Noel bawa konsekuensi untuk menggunakan mesin waktu tidak terlihat semudah itu. Ada banyak kendala yang akan terjadi jika mereka melakukan tindakan mengubah masa lalu. Tentu saja, masa depan mereka tidak akan seperti ini. Mereka akan menjalani hidup yang ada pada berubah karena sudah ada perubahan di masa lalu. Malvin sudah memberitahu keponakannya itu bahwa tindakan itu sangatlah merugikan dan membuat siapa pun akan merasa bahwa ini tidak pantas untuk dilakukan. Noel bahkan sudah hampir melewati batas dengan tindakan gegabahnya yang melawan pemerintah dengan tidak memberikan lisensi yang bagus untuk penemuannya ini. Bahkan ia tidak mengikuti prosedur agar barang yang ia ciptakan di berikan label legal agar bisa dipergunakan dan khalayak umum akan tahu barang pada bulan apa yang telah dilakukan oleh Profesor kesayangan mereka itu.
Kadang Malvin pusing sendiri dengan kelakuan keponakannya ini. Noel selalu saja mencoba berbagai banyak hal dan tentu saja itu membuatnya khawatir karena apapun yang dilakukan oleh pria itu akan berdampak besar pada perusahaan. Memang apa yang diciptakan oleh Noel jarang mendapati kata gagal. Namun dampak yang ditimbulkan bisa saja besar karena ada beberapa hal yang akan berubah setelah itu. Seperti mungkin saja akan mendapatkan komentar dari banyak pihak jika dampak yang didapatkan itu negatif. Noel memang terkenal dengan keahliannya dalam melakukan penciptaan yang besar. Dan itu juga menjadi sorotan bagi publik. Atau komentar-komentar buruk bisa saja bertebaran atau bisa saja perusahaan mendapatkan sabotase yang lebih besar jika mereka melakukan penemuan yang diluar nalar manusia ini.
"Om sebenarnya agak bingung kalau mau mengikuti kamu. Kenapa? Begini, nak, Om bukannya nggak mau berkontribusi atas penciptaan yang kamu lakukan. Tapi, Kamu tahu kan mesin waktu itu belum ada satupun yang berhasil melakukannya. Pun jika ada yang mau melakukannya, sorotan publik akan semakin tajam ke perusahaan kita ataupun banyak pihak yang menyalahgunakan apa yang kamu buat."
"Gampang Om, asal jangan banyak sorotan yang menyuruh kita untuk membuat mesin waktu ini. Juga kita nggak bisa percaya sama orang lain dan hanya mempercayai beberapa dokter dan profesor yang ada di perusahaan kita. Kita enggak bisa mempercayai mereka untuk ikut dalam perencanaan kita untuk membuat mesin waktu ini. Juga, tidak boleh ada media yang menurut penciptaan yang akan kita lakukan ini," kata Noel.
Malvin menghela nafasnya kemudian memijit keningnya, "Nak, perusahaan sebesar kita yang sudah diakui oleh berbagai negara dan sudah terkenal di dunia, tidak mungkin tidak mendapatkan sorotan jika melakukan tindakan penciptaan. Kamu harus tahu perusahaan kita sudah sangat dikagumi oleh banyak orang bahkan kita sudah melakukan banyak publikasi untuk penciptaan yang kita buat dan banyak juga dipakai oleh orang-orang di masa sekarang. Jika kamu bilang kalau kita bisa menghindari sorotan media, Om rasa itu tidak akan mungkin. Kenapa? Kamu seluruh dunia dan perusahaannya kita adalah sorotan publik yang paling berpengaruh di dunia. Jika kamu diam-diam melakukan penciptaan, bisa saja banyak orang yang memberontak karena mungkin saja kamu melakukan penciptaan yang legal dan tidak mengikuti prosedur yang ditetapkan. Kita juga tidak bisa melakukan tindakan ceroboh dengan asal membuat mesin waktu tersebut. Bisa saja banyak orang yang akan menyorot juga tanpa kita ketahui dan mereka akan melakukan tindakan kejahatan dengan melakukan hal itu melalui mesin waktu yang kita buat," terang Malvin.
Noel masih saja berpikir karena dia belum bisa mencapai titik kepuasan untuk melakukan tindakan penciptaan mesin waktu. Dia masih ingin bersikeras untuk melakukannya bahkan jika satu pun tidak ada yang mau membantunya membuat mesin waktu tersebut. Dia tidak mau jika Anna tahu kalau dirinya memang b******k di masa lalu sehingga pilihan terakhir Anna adalah meninggalkan dirinya. Noel tidak akan mau jika gadis itu meninggalkan dirinya dan membuatnya merasa bersalah seperti di masa lalu.
"Kamu bisa berpikir lagi jika sudah mendapatkan apa yang kita inginkan. Ingat, Noel, semua yang ingin kamu lakukan itu bukan berarti kamu bisa mendapatkannya. Kamu tidak akan bisa mendapatkan hal yang kamu inginkan itu dalam waktu sejenak karena tidak semua hal akan kembali kepada kamu sesuai apa yang kamu inginkan. Perbuatan kamu di masa lalu itu adalah cerminan kamu untuk berubah menjadi lebih baik dan jika kekasih kamu itu ingin melihatnya dia memang harus melihat apa yang terjadi di masa lalu tanpa kamu merubahnya sedikitpun."
"Tapi kalau misalnya aku nggak perubahan yang terjadi di masa lalu dan aku memperlihatkannya kepada Anna, itu juga akan merugikan aku. Aku nggak akan membiarkan Anna pergi dari hidupku karena dia melihat kejahatan yang aku lakukan di masa lalu," desis Noel pada Malvin. Dia sudah muak karena beberapa orang sudah mendesaknya untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia tidak suka jika ada orang yang mengatakan jika dia tidak boleh merubah masa lalunya dan membiarkan Anna melihat kejadian di masa lalu yang terasa begitu menyakitkan.
Noel pernah melihatnya. Dia adalah salah satu panglima kerajaan yang cukup berpengaruh selalu mencintai seorang Ratu yang notabene adalah sahabat di masa kecilnya. Mereka hubungan gelap hingga suatu saat raja mengetahui kejadian itu. Anna, pada saat itu adalah seorang pedagang kaya raya yang mencintai Noel. Dia mempertaruhkan seluruh kekayaannya agar dia bisa bersama dengan Noel. Pada saat itu, Noel yang sudah putus asa dengan tidak bisa bertemu lagi bersama Ratu memutuskan untuk menerima lamaran yang di ajukan oleh Anna. Mereka menjalani kehidupan pernikahan yang awalnya terasa damai namun pada akhirnya ada guncangan rumah tangga yang membuat mereka hampir pecah.
Pernikahan yang diagungkan itu pada akhirnya dikhianati oleh Noel. Pria diam-diam kembali menjalin hubungan dengan Ratu padahal pada saat itu Anna tengah mengandung anak mereka yang sudah lama mereka nantikan. Lalu, bagaimana akhirnya? Noel tidak mengingat hal itu bahkan reinkarnasi dari kedua ratu dan raja itu tidak mengingatnya juga. Korban yang paling tidak beruntung di sini adalah Anna. Wanita itu itu menjadi korban dengan tindakan pembunuhan yang dilakukan oleh pengawal kerajaan dengan mencabik-cabik perutnya yang sedang mengandung. Wanita diperlakukan dengan kejam bahkan mereka dengan paksa mengambil anak Anna yang masih di dalam perut kemudian mencabik-cabik dengan pedang bayi yang bahkan belum tahu apapun di dunia ini karena pada saat itu bayi tersebut masih 7 bulan namun dipaksa dengan kejam nya oleh para pengawal untuk lahir ke dunia dan untuk dibunuh.
Bagaimana bisa hal itu terjadi juga sampai sekarang Noel tidak tahu. Masih menjadi rahasia yang belum dapat diselesaikan bagaimana bisa Anna diperlakukan dengan kejam oleh pengawal tersebut. Bahkan lebih parahnya sang panglima perang ada di situ. Dia berdiri dan menatap Anna dengan tatapan yang sulit diartikan hingga membuat gadis itu sangat membenci pria yang ada di hadapannya itu. Dia tidak bisa berkata apapun dan hanya menatap nanar proses pembunuhan yang terjadi pada Anna.
"Sekilas kamu hanya tahu beberapa arti di masa lalu kamu itu dari mimpi kamu. Tapi, kamu tidak tahu bagaimana aslinya hal itu terjadi dan dengan itu kamu mesti mengorek informasi lebih dalam lagi sehingga-"
"OM BANTU AKU AJA BISA GAK?! GAK USAH BANYAK CERITA!"
Bentakan itu membuat Joe yang baru saja mau masuk ke dalam ruangan Malvin mendadak sangat kaget. Pria paruh baya itu mendorong tubuh Noel dengan kuat sehingga terhempas di dinding.
"Kamu dengan segala kegilaan yang kamu lakukan itu apa kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan?! Kamu dengan beraninya melakukan hal ini dengan membentak Paman kamu sendiri! Kamu gila Noel?!"
"Aku nggak gila! Aku hanya mau kalian membantu aku bukan menceramahi aku untuk tidak melakukan apa yang aku inginkan. Apapun yang mungkin tidak akan terjadi menurut kalian itu mungkin akan terjadi padaku karena aku bisa melakukan hal apapun. Jangan pernah membantah ku karena aku tidak akan membiarkan siapapun untuk menghalangi jalanku dan dengan cara apapun aku akan mendapatkan Anna. Bahkan jika aku menentang takdir sekalipun!"
"Nak," panggil Key. Dia menatap putranya dengan tatapan yang sangat sedih karena ucapan putranya itu bener-bener membuat hatinya sakit. Dia semakin tidak terkendali bahkan suka sekali melakukan tindakan aneh dengan melakukan penciptaan mesin waktu yang bisa saja ditentang oleh banyak orang karena akan mendapatkan banyak ketidakuntungan dan orang-orang yang akan melakukan tindakan negatif dengan membuat waktu itu.
Dulu, Noel sahabatnya memang ingin sekali melakukan hal itu. Ia ingin sekali mengatakan pada anaknya itu bahwa Noel sendiri juga tidak melanjutkannya karena dia tahu konsekuensi yang akan didapatkan itu sangat berdampak besar dan akan merugikan oleh banyak orang. Namun, entah kenapa keras kepala dari Noel yang sekarang itu lebih parah daripada Noel di masa lalu. Noel yang sekarang selalu bertindak agresif dan tidak memikirkan logikanya.
"Nak, apapun yang kamu ingin lakukan, Bunda harap kamu tahu konsekuensi yang akan didapatkan. Bukan hanya kamu yang akan berdampak negatif dari apa yang kamu buat. Tapi, banyak orang yang akan mendapatkan konsekuensi negatif dari apa yang akan kamu lakukan ini. Bunda tahu kalau kamu mencintai Anna seperti di masa lalu dan kamu merasa bersalah sehingga ingin memperbaiki nya. Tapi, Nak, sekarang cintailah dia sebagai Anna yang sekarang. Cintailah dia sebagai Anna di masa sekarang yang akan kamu ajak hidup bersama atau pun kamu cintai dia sepenuh jiwa dan raga kamu sebagai Anna yang sekarang. Lupakan masa lalu kamu dan ubahlah diri kamu menjadi lebih baik sehingga dia tidak akan meragukan kesetiaan yang kamu punya. Bunda tahu kalau kamu sangat mencintai dia tapi ubahlah pemikiran dia agar dia mencintai kamu seperti kamu mencintai dia. Bukan melakukan tindakan seperti ini yaitu dengan tindakan brutal yang akan berpengaruh buruk terhadap banyak orang."
"Tapi aku nggak yakin kalau dia bakalan mencintai aku, Bunda. Dengan aku bilang bahwa takdir yang membawa kita agar kami tetap bersama selamanya, atuh dengan aku mengatakan bahwa kami memang reinkarnasi yang diciptakan oleh Tuhan untuk bersatu kembali, itu akan membuat dia mau mencintai aku."
"Kamu memaksa dia. Kamu nggak bisa melakukan tindakan seperti itu. Kamu tidak bisa memaksakan seseorang untuk mencintai kamu dan menerima diri kamu karena semua orang juga punya hak untuk mereka masing-masing. Kamu nggak bisa dengan melakukan tindakan seperti itu karena kamu memaksakan perasaan yang tidak dia punya dan berakhir kamu yang harus dia cintai padahal bukan kamu orangnya. Bunda tahu kalau kamu mencintai dia tapi bukan cara memaksa untuk memilikinya. Kamu memang mencintainya tapi hatinya itu hak pilihannya," tegas Key pada putranya itu. Noel menatap tajam Key hingga Key sendiri kaget akan hal itu.
"Aku nggak akan peduli dengan apa yang bunda katakan yang penting gadis yang aku sukai dan aku cintai harus bersama aku walaupun banyak orang yang menentangnya," ucap Noel denhan menyeringai tajam dan sinis.
Key makin kaget atas perbuatan anaknya itu dan memilih untuk diam saat putranya keluar dari ruangan. Ia menahan tangisnya hingga Joe memeluk istrinya itu untuk menenangkannya.
"Dia nggak akan mendapatkan apa yang dia mau dan aku akan membantu kamu supaya dia tidak bertingkah egois," kata Joe pada istrinya. Key mengangguk dan memeluk Joe kembali.