Anna masih berada di dalam UKS dan Virzha sudah masuk ke dalam kelasnya. Anna masih diam dan menerawang kejadian yang terjadi padanya tadi bahkan bagaimana kilas kejadian di masa lalu tentang dirinya yang mati dengan cara sadis itu terulang seperti rekam film yang ditunjukkan dengan genre film sadis. Anna masih ingat betapa orang-orang di sekitarnya pada saat itu hanya diam menatapnya yang sudah hampir sampai di ujung maut. Anna masih melihat wajah ketakutan namun di satu sisi wajah itu menunjukkan bahwa dirinya adalah orang yang menjijikkan. Anna ingin sekali mencari tahu apa yang terjadi pada dirinya dan itu adalah keinginannya sekarang untuk segera menghabiskan semua cerita yang dikarang oleh Noel agar apa yang ada di dalam hati dan pikirannya juga bisa teratasi dengan pemecahan masalah yang terjadi.
Sebenarnya Anna juga bingung bagaimana bisa kisah kejadian di masa lalu itu terjadi. Bagaimana bisa dia terlahir kembali dan bagaimana bisa mereka terhubung kembali seperti dahulu? Semuanya masih terlalu rancu namun fakta demi fakta sudah terungkap dengan jelasnya sehingga mau bagaimanapun mengelak, semuanya sudah terlihat jelas dan tidak bisa disembunyikan kembali. Anna semakin tahu bahwa di dunia ini semuanya tidak bisa dipastikan dengan tepatnya. Kita tidak akan tahu bagaimana Tuhan mengatur seluruh aspek kehidupan manusia dari awal sampai kematian menjemputnya. Dan, itulah yang tengah dirasakan oleh Anna sekarang. Dia tidak pernah terpikirkan dalam benak nya sekalipun bahwa dia adalah seorang reinkarnasi dari masa lalu dan hidup dengan banyak complicated dalam hidupnya yang sangat tidak bisa ditebak dengan alur manapun.
Anna menghela nafasnya pelan kemudian ia mengambil foto dari saku seragamnya. Matanya berpendar melihat wajah dari kedua orangtuanya dan juga kakaknya juga dirinya yang bahagia pada saat itu tanpa ada orang yang mengusik kehidupan mereka. Semuanya masih terlihat bahagia dan aman-aman saja dengan kopi yang dibuat mama setiap paginya untuk papa, sapaan hangat pagi dari mama dan papa saat mereka baru saja turun dari kamar masing-masing dengan baju seragam sekolah yang mereka pakai, pertanyaan setiap harinya yang menanyakan bagaimana keadaan mereka, bahkan setiap curhat yang selalu didengarkan oleh kedua orang tuanya walau itu hal yang tidak penting sekalipun. Anna merindukan semua sisi dari kehidupannya di masa lalu karena disitulah kebahagiaannya benar-benar terjamin. Kebahagiaannya benar-benar terasa saat dirinya di posisi yang yang di mana kedua orang tuanya masih saja menggenggam tangannya dan menanyakan seluruh kegundahan yang ada di hatinya ketika melihat wajahnya sedang terlihat seperti orang yang banyak pikiran. Karena, segitunya seorang ibu memiliki insting yang begitu kuat terhadap anaknya walaupun anaknya pergi jauh darinya.
Semakin hari semakin terasa berat dilaluinya. Anna sebenarnya yakin bahwa Gama tengah bersembunyi dari orang-orang yang ingin menyeretnya untuk menjadi mata-mata di perusahaan teknologi terbesar di dunia yaitu milik Profesor Noel yang kepintarannya sudah diagung-agungkan oleh banyak negara dan banyak ilmuwan lainnya. Anna sendiri mengakui kepintaran pria itu yang bahkan seperti seorang ilmuwan yang mungkin saja tidak akan pernah kehabisan ide untuk membuat sebuah inovasi baru. Anna sebenarnya cukup kagum dengan pria itu namun melihat kepribadian yang tercipta dari dirinya mampu membuat Anna merasakan begitu drastisnya rasa sukanya turun pada pria tersebut. Rasa ingin diajari untuk berbagai macam penemuan rasanya sudah hilang sirna dan menjadi sebuah kekalutan yang kian merebak bahkan setelah kejadian tadi.
Andai saja hidup bisa dirubah kembali menjadi lebih baik dan andai saja memang waktu bisa diputar, Anna akan memilih untuk tidak mendapatkan kehidupan yang sekarang atau mungkin saja dia akan memilih untuk pergi meninggalkan dunia dengan kedua orang tuanya, pasti dia tidak akan mengalami hal seperti ini bahkan sendirian. Anna yakin kalau Gama akan datang kembali padanya namun dengan beban masalah yang akan mendera kehidupan mereka. Anna yakin itu karena dia sudah mendengar bahwa biaya rumah sakit sudah ditanggung oleh kakaknya. Lalu, dari mana uang itu berasal? Tentu saja uangnya berasal dari dirinya yang mengikuti jejak orang-orang yang ingin sekali mengetahui rahasia dari profesor yang tersohor dengan mengumpan orang lain agar dirinya tidak terkena sorotan oleh publik dan tidak mencoreng nama baiknya jika kelakuan buruknya itu itu diketahui oleh pihak yang bersangkutan.
Waktu sudah menjelang sore dan Anna masih menikmati udara dari AC yang berada di dalam ruangan UKS. Ia tidak berniat beranjak dari manapun karena dirinya ingin sekali hanya tidur dan menjernihkan pikirannya dari segala hal buruk yang terjadi di dalam hidupnya. Semuanya terlalu singkat untuk ia dapatkan dan kini ia ingin memikirkan kehidupannya dengan berniat untuk membalaskan dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti dirinya dan menghancurkan seluruh mimpi-mimpinya. Anna ingin sekali menjadi jahat karena dirinya sudah terlalu lelah disakiti berkali-kali oleh orang-orang yang berada di sekitarnya. Mereka sama sekali tidak peduli dengan tangisnya ataupun dengan ceritanya menahan rasa sakit yang begitu mendera dirinya. Anna hanya ingin hidup dengan damai namun sebelum itu dia harus mempunyai strategi agar orang-orang di sekitarnya tidak melakukan tindakan jahat kembali padanya dan tidak mengusik kehidupannya. Atau, dia bisa saja bekerjasama dengan agen lainnya untuk menghancurkan perusahaan Noel agar semua hal yang terjadi dalam hidupnya hilang dengan begitu saja.
Ya, Anna akan menghubungi kakaknya itu untuk bergabung dalam badan intelijen yang dinaungi oleh Gama agar dia bisa membalaskan dendam atas kematian orang tuanya dan bisa mengusir Noel dari kehidupannya agar dia tidak mengalami segala hal buruk kembali. Dia sudah lelah dengan segala hal yang berkaitan dengan Noel dan saat ini ia ingin sekali lepas dari belenggu pria itu. Namun, sebelumnya dia akan memanfaatkan keadaan dengan mendekati Noel seperti biasanya namun tidak menambahkan intensitas yang terlalu berlebihan karena itu akan memicu jadinya yang akan ketahuan oleh pria yang ingin sekali hidup bersamanya itu.
Anna duduk di ranjang UKS kemudian mengambil ponselnya untuk melihat riwayat panggilan terakhirnya dengan kakaknya. Virzha memang tidak mengetahui hal itu karena dia sengaja menyembunyikan hal tersebut agar tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dirinya menyelesaikan masalah yang ada di dalam hidupnya dan tidak suka ada orang yang mengurusi segala masalah yang ada di hidupnya tanpa terkecuali Virzha. Sekalipun pemuda itu adalah pacarnya yang sedang berusaha untuk dicintai dan ia sayangi. Dengan Virzha yang berada di dekatnya, itu membuat dirinya tidak merasa sendirian dan ada yang mendukungnya mau bagaimanapun keadaannya menderanya dia sudah ada orang yang mau menopang dirinya dari segala keburukan kan yang mungkin kerap akan terjadi dalam hidupnya.
"Mas, Gama. I will follow you to kill and destroy our beloved Professor. Professor Noel."