Ingatan Lisa mulai mengenang kembali masa lalunya dengan berbinar. Andai saja bisa memutar kembali waktu yang terbuang demi menunggu kedatangan seseorang di depan stasiun Menara malam itu. Lisa tidak akan bersua dengan kak Niko karena menjemput berlarinya Ervan sampai mereka berdua baru dipertemukan di tengah-tengah perjalanan. Pasti langsung Lisa katakan bahwa ia juga membalas satu kalimat ungkapan suka dengan perasaan yang serupa. Hingga terwujudlah jalinan cerita cinta antara Ervan maupun Lisa, sekarang. Namun karena kegagalan di atas janji yang Ervan buat sendiri, sampai kecelakaan beruntun terjadi di hadapan mereka dan berujung pada hubungan keduanya yang sebatas teman saja. Tiada penyesalan, hanya kini Lisa baru terpikirkan. Sensasi dejavu-nya kemarin ialah bunga tidur panjang yang b