“Jangan! Novel! Buku novel itu seharusnya tidak boleh ada di sini. Tidak! Tidak ...!”
---
Hanya karena buku novel berjudul ‘Impian’ itu dimasukkan ke kolom rak dengan klasifikasi Sains dan matematika, Lisa sampai heboh sendiri dibuatnya. Nyaris saja teriakan Lisa terlempar dari pita suara, menjumpai buku yang sama namun tidak pada tempat semula. Sebuah novel koleksi dengan cover merah marun ini, sekarang memiliki bau khas alami seyogyanya kertas baru dibeli. Inilah novel pilihan terakhir nan mengawali teka-teki misteri, saat hanya dibaca sendiri dengan suara papan ketik komputer yang menemani. Sekarang bukunya Lisa ambil dengan tangan kiri, ingin dikembalikan lagi ke meja petugas administrasi. Dia bukan bermaksud untuk meminjam, tapi sekadar memberi tahu jika terjadi kesalahan dalam peng