Pada awalnya mereka berdua berdansa dengan iringan musik lembut. Sungguh merupakan momen terbaik, Dael tak henti-hentinya meyakinkan dirinya jika ia tidak sedang berkhayal. Tak pernah ia menyangka akan memberanikan diri untuk mengajak Aoi menjadi pasangannya, bahkan ia bisa berdansa dengan gadis itu malam ini.
Dael tidak tahu bagaimana harus memuji Aoi. Gadis itu sungguh luar biasa dengan midi-dress-mustard-nya, pilihan yang sangat sesuai dengan ciri Aoi. Gaun itu membuat Aoi menjadi dua kali lipat lebih cantik dari biasanya, meski selama ini Aoi selalu terlihat menarik di matanya.
Sebelah tangan mereka bertaut, sebelah tangan di belakang pinggang masing-masing. Momen itu terlalu luar biasa. Hingga musik berganti pun mereka belum juga melepaskan diri. Ketika orang-orang yang menari bebas