Malam itu merupakan malam terburuk dalam hidup Lexa. Dia seharusnya tampil sempurna sebagaimana biasanya, tapi ia bisa merasakan sorot mata yang mencemoohnya karena malam ini dia tidak tampil istimewa seperti si tuan rumah.
Alice pasti sedang bersenang-senang bersama Solaris saat ini. Alice berhasil mendapatkan apa yang ia mau, dan Alice memang lebih sempurna dari pada Lexa. Lexa sungguh kesal, namun ia mengakui hal tersebut. Ia tidak akan pernah bisa mengalahkan Alice.
Meski begitu, dia tetap mendukung Alice, dan akan selalu mendukung sahabatnya itu. Alice adalah satu-satunya orang yang ia akui sebagai orang terdekatnya di dunia ini. Jadi mau bagaimana pun ia tetap tidak dapat membenci Alice. Dan malam ini benar-benar menyebalkan. Siapa saja bisa terlihat menyebalkan untuknya.
Lexa sud