Zara berusaha seperti tidak terjadi apa – apa. Zara menghela nafasnya sebelum sampai di depan Raka. Andika mencoba mencairkan suasana agar Zara dan Raka tidak tegang. Andika sendiri tidak tahu kalau sumber masalah Raka dan Zara adalah dirinya.
“Ehem Eheem .. Raka ini yang sudah gue kerjakan sama Zara kemarin yah, Lo cek dulu baru gue kirim ke Pak Handoko. Karena Cindy kan udah balik, dia belum sempat liat apa yang kita kerjakan. Padahal seharusnya dia juga terlibat di sini.” Ujar Andika lalu duduk di sofa depan meja kerja Raka.
“Ohh iyaa.. biar gue lihat dulu..” Raka membuka laptopnya dan memperhatikan apa saja yang kurang dan apa saja yang sudah benar.
“Ini sudah oke.”
“Eehmm.. ini juga.”
“Oke.”
“Oh bagian yang ini memang seperti ini saja yah?” Tanya Raka.
Pertanyaan Raka terny