Jam kantor sudah menunjukkan pukul setengah empat sore. Zara tidak ada di tempatnya, melainkan berada di ruangan Andika untuk mengembalikkan dokumen yang telah di tanda tangani oleh Raka.
Sandra yang telah selesai merevisi pekerjaan yang di minta Raka.
“Ehm.. Pak Ardya .. Mba Zara kemana yah?” Tanya Sandra sambil menunjuk meja Zara.
“Ohh dia lagi ke ruangannya Pak Andika. Ada apa? Mau titip pesan?” Tanya Ardya.
“Ohh nggak kok pak Ardya.. ini saya mau ngasih liat pekerjaan saya yang sudah saya revisi. Saya langsung ke Pak Raka saja. Permisi Pak Ardya..” ucap Sandra kemudian berjalan ke depan pintu ruangan Raka.
“Ohh iyaa - iyaa silahkan terserah Mba Sandra saja.”
Ucap Ardya.
“Nggak apa - apa kan Pak Ardya kalau saya langsung ke Pak Raka?” Tanya Sandra yang masih ragu untuk masu