Di perjalan menuju kantor, Raka terus melamun sambil membawa mobil.
"Raka.. heii? Rakaa?" Panggil Zara kemudian memegang lengan Raka.
"Ehh iyaa.. kenapa Zara?" Tanya Raka kaget.
"Kamu kenapa? Mikirin apa sih? Apa ada sesuatu hal yang kamu fikirkan?" Tanya Zara.
"Ehm.. nggak.. aku tiba - tiba teringat aja sama Rivka." Jawab Raka tanpa memalingkan wajahnya.
"Hmm.. kenapa? Apa karena kita nggak jadi ke sana yah kemarin?" Tanya Zara.
"Ehh.. nggak bukan soal itu kok. Aku lagi mikirin, kalau sekarang dia masih ada, dia pasti juga sudah bekerja di perusahaan aku atau perusahaannya papa Dan Mama." Kata Raka.
"Ehmm.. kamu pasti kangen banget yah sama Rivka." Kata Zara sambil mengelus lembut pundak Raka.
"Aku kangen banget, kangen denger celotehan dia setiap hari kalau aku nggak maka