Lift berlanjut naik ke lantai empat lalu ke lantai lima.
Ddrrrtttt ddrrrrttttt drrrrtttt (dering telepon Raka)
Raka menjawab teleponnya, lalu berjalan duluan ke ruangannya. Raka memberi tahu Zara kalau dia duluan ke ruangannya.
“Ehmm.. Mba Zara kok tadi ngomong saya sih yang nyari gara - gara ke Mba Nabila? Ada Pak Raka juga loh yang denger, nanti di kiranya saya lagi yang suka nyari gara - gara sama Mba Nabila.” Ucap Sandra menahan Zara ke ruangannya.
“Hah? Maksud saya bukan seperti itu Mba Sandra, kan tadi Mba Sandra juga mengajak Mba Nabila berbicara, tapi Mba Nabil juga nggak menggubris Mba Sandra, maksud saya tidak usah di pedulikan atau gimana nanti yang ada terjadi masalah lagi sama Mba Nabila.” Jelas Zara.
“Ohh iyaa.. kan juga tadi ada Pak Raka yang melihat dan mendengar s