“Dela!” teriak Ambu tak kalah kerasnya. Dan Dela baru sekarang melihat Ambu nya semarah ini. Membentak Dela di depan Suami nya.
Ilham memegang pergelangan Dela, menyuruh nya untuk duduk kembali dari berdiri nya. Namun Dela malah menepis tangan Ilham dan berlari ke kamar, menutup pintu kasar. Dela seharus nya pulang untuk membuat Ambu lebih baikan dari sedih nya, namun sekarang malah bertengkar hebat.
Ilham tak tahu harus memihak siapa. Ia kasian melihat istri nya karena trauma nya sampai tak bisa ngapa-ngapain dan selalu sensitif untuk hal-hal yang berhubungan dengan para b******n itu. Namun di sisi lain ia juga kasian melihat Ambu jika harus di tinggal sendiri di kampung ini, dan akan mendapat cercaan pertanyaan lagi tentang Dela. Ambu bersikap seperti itu karena belum tahu yang sebena