Keduanya masih menikmati lumatan itu, saling menyesap dengan ritme yang sangat pelan. Kemudian Dela menyudahi ciuman dan membuka matanya dengan wajahnya yang sangat dekat dengan wajah suaminya.
“Istirahat ya,” ucap Dela lembut.
Padahal Ilham masih kurang dengan moment-moment ini. Setelah sekian lama tak merasakan sentuhan hangat dari istrinya dan manis bibirnya mampu membuat Ilham selalu kurang dan kurang.
“Hemm,” jawab Ilham dengan sedikit terpaksa, masih ingin dilanjutkan namun istrinya sudah menyuruhnya istirahat, itu artinya Dela ingin menyudahi cumbuan itu, ingin menyudahi kemesraan itu sekarang.
“Kamu pasti masih capek Mas,” ujar Dela tersenyum jail.
Ilham membulatkan matanya, seolah paham bahwa istrinya ini sedang mengerjainya, makanya menyudahi ciuman sepihak barusan.
“