“ Zora!!” Bentakan Vier begitu keras. Bahkan seisi rumah mungkin bisa mendengarnya.
Melihat perlakuan Zora pada Kiran yang terlihat begitu kasar, tentu Vier naik pitam. Baginya Zora sudah keterlaluan. Pertama, Zora terang terangan merebut Vier dari Kiran walaupun tahu Kiran sangat mencintainya. Ke dua, Zora terlihat tidak pernah menghargai persahabatannya dengan Kiran, dan Sekarang... Zora menampar Kiran yang hanya datang untuk membawakan makan baginya. Vier sudah tidak tahan lagi.
Ia bergegas menuruni tangga dan menatap Zora tajam.
“ Vier kau pasti salah paham, dengarkan aku dulu.” Pinta Zora
“ Cukup! Kau sudah sangat keterlaluan. Rumah ini walau bagaimanapun adalah warisanku, hakku! Siapa dirimu berani berbuat kasar pada Kiran?” Tegas Vier
Diana yang bergegas ke luar, melihat adega