Diana memasuki ruangan yang sarat dengan aroma obat obatan itu. Saat melihat sosok putranya yang terbaring, lutut Diana terasa lemas. Entah kenapa, ia seakan membayangkan wajah Harry yang tertidur di ranjang yang sama dulu. Diana merasa tidak sanggup berada di posisi seperti itu untuk ke dua kalinya. Beruntung, Zora mengerti dan memapahnya. Gadis cantik itu menuntun Diana hingga tiba di sisi putranya dan duduk di kursi. Memegang tangan Vier dan mencium punggung tangan itu penuh kasih sayang.
Kenangan masa lalu kembali tergambar di benaknya. Kenangan saat Vier masih kecil, saat ia pulang dari sekolah dan mengajak Diana bermain di taman. Saat itu, mereka hampir mengalami kecelakaan motor. Vier dengan cepat melindungi Diana, memeluknya hingga motor itu menyerempet tubuh mungilnya.
“ Sayang,