Aku hanya gadis 16 tahun yang jatuh cinta. Ya, aku hanya jatuh cinta.
Saat itu, seluruh rumah dan tanah kami menjadi sitaan bank karena hutang ayah. Aku dan ibu harus berjalan ke sana ke mari untuk mencari pinjaman. Sampai akhirnya... Aku bertemu dengannya. Sosok pria asing, seorang turis yang hanya singgah untuk melihat keindahan surga tanah kami. Namanya Edgar, Edgar Edward. Aku bekerja sampingan sebagai pemandu yang mengantarkannya keliling daerah kami. Dia begitu baik, bahkan terkadang kami saling mengeluh kesah, kami banyak menceritakan segala hal sampai akhirnya, aku jatuh cinta padanya. Ia dengan senang hati membantu kesulitan keluargaku, membayarkan hutang hutang ayah. Bahkan ibu merestui kami saat itu, banyak hal indah yang kami lalui bersama. Dia telah melakukan banyak hal untuk