HP-ku berdering nyaring sekali, di saat hatiku sepanas ini siapa sih yang menelpon? Sejak tadi HP berdering nggak berhenti-berhenti akhirnya aku pun mengambil HP yang tergeletak di meja.
Aku langsung melihat ke layar dan ternyata dari Jung Kook. Dia nggak kapok juga padahal sudah diajak ngomong sama Steve. Aku ingin mendampratnya, bahkan HP sudah kupegang erat, tinggal satu swab aku bisa bicara dengannya, tapi mengingat bahasa Inggrisku payah, aku pun melempar HP ke atas meja.
Bikin frustasi aja. Aku menjatuhkan diri di atas ranjang lalu menyugar rambutku. Melihat ke lampu yang menggantung di langit-langit kamar. Ucapan Rascal, muka Burhan dan Ratna yang begitu putus asa memenuhi kepalaku.
Ratna mau balas dendam tapi menyerah hanya karena takut sama aku, Steve dan Rascal. Burhan sudah m