Aku terkepung dan nggak tahu harus lari kemana. Hanya satu yang bisa kulakukan adalah menggunakan kekuatanku untuk membela diri. Aku memasang kuda-kuda sempurna dan bersiap menyerang mereka semua kalau hendak menangkapku.
Aku melihat ke belakang, Dimas dan Bu Rahayu yang baru datang bergabung mendekatiku dan hendak menangkapku. Aku langsung menyerang mereka dengan bola api kuning yang langsung mengenai tubuh mereka berdua.
Dimas dan Bu Rahayu terpental mundur bahkan sampai jatuh tersungkur di atas tanah berpaving. Sementara Reno yang sudah bikin onar malah berdiri di belakang Bu Rahayu dengan muka kaget sekaligus takut.
Reno mau memutar badan untuk menjauhi kami, tapi tiba-tiba tubuhnya kaku dan perlahan terbang melayang sekitar satu meter dari atas tanah.
Bapak palsu itu sedang menggu