Sampai di depan gerbang rumah Kalina, Kenzie tiba-tiba menghentikan laju mobilnya. Kemudian mengarahkan pandangan pada Kalina yang terlihat bingung menatapnya.
“Kok berhenti?”
“Bilang padaku kalau kamu nggak akan pergi,” ujar Ken.
Kalina diam, ia benar-benar tak menyangka jika sikap Ken sampai seperti ini ketika dirinya memutuskan untuk pergi. Hanya saja, bertahan di sini justru akan membuat dirinya semakin merasa jatuh ke jurang paling dalam.
“Sudah ku putuskan, Kak ... aku akan pergi. Tolong jangan memintaku di sini terus. Aku pergi bersama orang tuaku, kamu nggak bisa menahan keinginanku.”
Kalina menanggalkan self-belt yang melilit badannya, berniat hendak turun. Tapi ketika tangannya baru menyentuh handle pintu mobil, tiba-tiba Ken malah menariknya hingga jatuh ke pelukan dia dan