"Sudah dapat informasi?"
"Ya?"
"Ituloh! Anak sialan itu!"
"Oh, sudah pak."
"Siapa dia?"
"Ehm.."
"Siapa?"
"Dia, pacarnya Non Cherry."
"Apa? Pacar? Hahaha dasar anak sialan? Kerjanya cuma mengeluh, tapi ternyata masih punya waktu buat pacaran."
Si asisten mengangguk kecil, dia sibuk memperhatikan jalan di depannya. Mereka pagi ini akan kembali ke provinsi di tengah pulau Jawa, tempat dia menjabat.
"Saya harus buat perhitungan sama anak itu! Kita ada orang yang tinggal di Jakarta kan?"
"Ada, Pak."
"Good! Suruh mereka kasih pelajaran buat bocah tengik itu. Juga kasih peringatan ke orang tuanya! Biar mereka becus mendidik anak!" Ujarnya.
"Orang tuanya, Pak?"
"Iya dong! Masa orang tua kamu! Enggak bakal susah nemuin rumah bocah tengik itu! Pasti dia orang miskin kan?"
"Iya, Pak.